Serang – Depresi Mantan Perawat Seorang mantan perawat berinisial NPW (38) ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan di kediaman orang tuanya di Desa Ababi, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, Bali. Korban diduga kuat mengakhiri hidupnya sendiri akibat depresi yang tidak tertangani.
Peristiwa ini sontak mengejutkan warga sekitar. NPW dikenal sebagai sosok pendiam namun baik hati. Ia pernah aktif bertugas di sebuah klinik swasta di Denpasar, namun memutuskan berhenti dari profesinya setahun lalu dan kembali ke kampung halamannya.
Ditemukan Gantung Diri di Kamar
Korban pertama kali ditemukan oleh ibunya pada pagi hari saat mencoba membangunkannya. Karena tidak merespons, sang ibu mendobrak pintu kamar dan mendapati NPW telah tergantung dengan seutas selendang yang diikat di langit-langit kamar.

Baca Juga : Sungai Volga Nadi Kehidupan Rusia yang Kaya Sejarah-Budaya
Kejadian itu langsung dilaporkan ke aparat desa dan diteruskan ke pihak kepolisian. Tim medis dan petugas Polsek Abang segera datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik selain bekas jeratan di leher. Dugaan kuat ini adalah murni kasus bunuh diri,” ujar Kapolsek Abang, AKP I Made Arta Wijaya.
Riwayat Depresi: Diam-Diam Terluka
Menurut keterangan keluarga, NPW sempat menunjukkan perubahan perilaku sejak berhenti bekerja sebagai perawat. Ia sering menyendiri, kehilangan minat terhadap aktivitas, sulit tidur, dan beberapa kali menolak makan.
Namun, tak ada satu pun yang menduga bahwa tekanan batin yang ia alami akan berujung fatal. Ia tidak pernah mengeluh terang-terangan, hanya mengatakan bahwa ia ingin “menenangkan diri di kampung”.
“Kami kira dia hanya lelah. Tidak pernah kami bayangkan ini terjadi,” ungkap salah satu anggota keluarga, menahan air mata.
Kesehatan Mental Masih Jadi Luka Tak Terlihat
Kematian NPW menambah daftar panjang korban bunuh diri yang diduga disebabkan oleh depresi — penyakit psikologis yang masih sering dianggap remeh oleh masyarakat.
Banyak penderita depresi merasa malu atau takut untuk mencari bantuan karena takut dianggap “lemah” atau “tidak bersyukur”. Padahal, depresi adalah penyakit medis yang bisa ditangani secara ilmiah, sama seperti penyakit fisik lainnya.
Polisi Imbau Keluarga Lebih Waspada
AKP Arta Wijaya mengimbau masyarakat untuk lebih peka terhadap tanda-tanda gangguan kesehatan mental, terutama di lingkungan keluarga.
“Kita tidak pernah tahu isi hati seseorang. Kalau ada anggota keluarga yang mulai menutup diri, sering murung, atau mengucapkan hal-hal negatif, jangan abaikan. Segera ajak bicara dan cari bantuan profesional,” katanya.
Fakta Singkat:
-
👩 Nama inisial korban: NPW (38)
-
🩺 Profesi: Mantan perawat
-
📍 Lokasi: Desa Ababi, Kecamatan Abang, Karangasem
-
🧠 Dugaan penyebab: Depresi berat
-
⚖️ Status kasus: Murni bunuh diri, tidak ditemukan unsur pidana
-
🛐 Jenazah telah dimakamkan secara adat
Penutup: Di Balik Senyum Ada Luka yang Tak Terucap
Kematian NPW menjadi cermin keras bagi kita semua: tidak semua luka terlihat, tidak semua tangisan bersuara. Kadang, orang yang terlihat tenang justru sedang berperang paling keras di dalam dirinya sendiri.

















