Indosat Indosat Indosat

Korban Musala Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Ambruk 98 Orang Tiga Meninggal

Indosat

Serang – Korban Musala Ponpes Peristiwa memilukan terjadi di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, ketika sebuah musala di Pondok Pesantren Al Khoziny ambruk secara tiba-tiba.

Musala yang runtuh tersebut tengah digunakan oleh para santri untuk beribadah dan mengaji pada saat kejadian.

Indosat

Insiden ini mengakibatkan 98 orang menjadi korban, terdiri dari santri dan beberapa pengajar yang berada di dalam bangunan.

Dari total korban tersebut, tiga orang dinyatakan meninggal dunia, sementara puluhan lainnya mengalami luka-luka dengan berbagai tingkat keparahan.

Peristiwa nahas ini terjadi pada Senin sore, sekitar pukul 16.45 WIB, ketika hujan deras mengguyur kawasan tersebut.

Korban Musala Ponpes
Korban Musala Ponpes

 

Baca Juga : Respons Kepala BGN soal Ortu Murid SDIT Al Izzah Serang Tolak Anak Diberi MBG

Menurut keterangan saksi, tiba-tiba terdengar bunyi gemuruh dari bagian atap, sebelum bangunan musala ambruk ke bawah.

Sebagian besar korban adalah santri berusia belasan tahun, yang tidak sempat menyelamatkan diri saat bangunan runtuh.

Beberapa korban tertimbun reruntuhan selama beberapa menit sebelum akhirnya berhasil dievakuasi oleh warga dan petugas.

Warga sekitar pondok langsung berdatangan membantu proses evakuasi begitu suara runtuhan terdengar.

Tim dari BPBD Sidoarjo, TNI, Polri, dan relawan SAR segera diterjunkan ke lokasi begitu laporan diterima.

Evakuasi dilakukan dengan alat manual karena sebagian besar puing bangunan masih rawan roboh kembali.

Korban yang mengalami luka berat segera dilarikan ke beberapa rumah sakit terdekat, termasuk RSUD Sidoarjo.

Tiga korban meninggal diketahui mengalami luka berat di bagian kepala dan tubuh akibat tertimpa balok beton.

Hingga malam hari, proses pencarian dan pembersihan puing masih dilakukan untuk memastikan tidak ada korban yang tertinggal.

Pihak pondok pesantren menyatakan duka mendalam atas kejadian tersebut dan meminta doa dari masyarakat luas.

Musala yang roboh diketahui merupakan bangunan tambahan yang dibangun sekitar 5 tahun lalu, dan belum lama ini direnovasi.

Namun, menurut laporan awal, struktur bangunan tidak cukup kuat menahan beban saat kondisi cuaca ekstrem.

Kepolisian juga membuka kemungkinan

Indosat