Indosat Indosat Indosat

Prabowo Bertemu Sekjen PBB Guterres Bahas soal Perdamaian Dunia

Indosat

Serang – Prabowo Bertemu Sekjen Pertemuan tersebut berlangsung di markas besar Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York, di mana Menteri Pertahanan Prabowo Subianto bertemu secara langsung dengan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres.

Agenda utama pertemuan ini adalah membahas isu-isu perdamaian dunia, khususnya upaya meredam konflik dan meningkatkan kerjasama multilateral.

Indosat
Prabowo Bertemu Sekjen
Prabowo Bertemu Sekjen

Baca Juga : Pemkab Serang Gandeng Investor Tiongkok Bangun Pulau Tunda

Prabowo membuka pertemuan dengan menyampaikan apresiasi atas upaya PBB dalam menjaga perdamaian global dan meminimalisir eskalasi kekerasan di berbagai belahan dunia.

 Guterres, di sisi lain, memuji peran aktif Indonesia dalam diplomasi internasional dan komitmen negara ini terhadap perdamaian serta keamanan regional.

Dalam diskusi, kedua belah pihak menyinggung konflik di Timur Tengah, yang terus menjadi perhatian global baik dari sisi kemanusiaan maupun stabilitas politik.

 Prabowo menyampaikan bahwa Indonesia siap berkontribusi lebih banyak, termasuk dalam misi perdamaian PBB (peacekeeping) dan fasilitator diplomasi antar pihak-pihak yang berseteru.

Guterres menjelaskan bahwa PBB sedang menghadapi tantangan besar dalam membiayai misi-misi perdamaian akibat pembiayaan yang tidak mencukupi serta dukungan logistik yang terbatas.

Dari sisi pertahanan, Prabowo berbicara tentang kesiapan Indonesia menyediakan pasukan dan sumber daya manusia yang terlatih untuk mendukung operasi perdamaian, apabila diamanatkan oleh Dewan Keamanan PBB.

 Tidak hanya itu, Prabowo juga menyebut pentingnya pendekatan pembangunan dan kemanusiaan — bukan hanya tindak militer — dalam menyelesaikan akar konflik seperti kemiskinan, ketidakadilan, dan pelanggaran HAM.

Prabowo menyatakan bahwa Indonesia dapat mendorong inisiatif pelatihan dan transfer teknologi dalam konteks perdamaian, agar negara-negara berkembang juga mampu menggunakan alat-alat modern itu dalam menjaga stabilitas.

Prabowo menyinggung pentingnya koordinasi antar lembaga internasional dan organisasi non‑pemerintah agar bantuan bisa cepat sampai, terutama di daerah yang sangat terpencil atau di zona konflik aktif

Guterres menyebut bahwa PBB memiliki mekanisme untuk ini, tapi sering terkendala oleh izin masuk, keamanan teritorial, dan situasi lapangan yang dinamis.

Mereka juga membicarakan tentang pengungsi pengungsi internal — bagaimana mereka

Indosat